Kemendikdasmen Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan TK Negeri Pembina di PPT
- Selasa, 30-06-2026
PADANG PANJANG, KOMINFO – Pemerintah Kota Padang Panjang terus mendorong pemerataan layanan pendidikan anak usia dini melalui rencana pembangunan TK Negeri Pembina di Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT).
Sebagai bagian dari proses tersebut, Penelaah Teknis Kebijakan Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Putry Rahyuni melakukan peninjauan lokasi yang direncanakan berada di kawasan Sport Centre Padang Panjang, Selasa (30/6/2026).
Kunjungan tersebut disambut Wakil Wali Kota Allex Saputra, didampingi Bunda PAUD Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, Ketua Komisi III DPRD Mahdelmi, serta jajaran OPD terkait.
Wawako Allex menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim Kemendikdasmen. Menurutnya, pembangunan TK Negeri Pembina di PPT merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota dalam memperkuat Padang Panjang sebagai kota pendidikan melalui peningkatan akses layanan pendidikan sejak usia dini.
"Keberadaan TK Negeri Pembina di PPT diharapkan mampu memperluas layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan merata bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Ny. Maria mengatakan, pembangunan TK Negeri Pembina di wilayah timur merupakan harapan masyarakat yang telah lama disampaikan kepada pemerintah. Disebutkannya, saat ini Padang Panjang baru memiliki satu TK Negeri Pembina yang berada di Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB), sehingga kehadiran sekolah baru akan mempermudah akses masyarakat di wilayah timur memperoleh layanan PAUD negeri yang berkualitas.
Sementara Mahdelmi berharap hasil peninjauan tersebut menjadi dasar bagi Pemerintah Pusat untuk menyetujui usulan pembangunan. "Kami berharap usulan ini dapat dikabulkan sehingga masyarakat Padang Panjang, khususnya di wilayah timur, segera memiliki akses terhadap layanan TK Negeri yang lebih dekat dan berkualitas," katanya.
Putry Rahyuni menjelaskan, peninjauan dilakukan untuk memastikan usulan pembangunan sesuai dengan kebutuhan layanan pendidikan anak usia dini di daerah.
"Kami akan melakukan penelaahan berdasarkan berbagai aspek, mulai dari kebutuhan layanan, jumlah sasaran peserta didik, hingga kesiapan daerah, sehingga pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," jelasnya. (andes)
