Selama Seminggu, Padang Panjang Sukses Laksanakan Pekan Pengendalian Inflasi
- Sabtu, 15-04-2023
PADANG PANJANG, KOMINFO – Terhitung 10 April hingga 14 April dapat disebut sebagai Pekan Pengendalian Inflasi Kota Padang Panjang. Sejumlah kegiatan pengendalian inflasi terlaksana secara serentak selama sepekan itu.
Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setdako, Putra Dewangga, S.S, M.Si menyebutkan, pekan inflasi dimulai sejak Senin (10/4) yang diawali Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi mingguan secara hybrid (zoom meeting) dipimpin Mendagri.
“Usai rapat, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) ke kantor dan gudang Bulog Cabang Bukittinggi untuk memastikan kecukupan persediaan barang pokok di Bulog. Kunjungan dipimpin Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) selaku Ketua Harian TPID didampingi OPD terkait,” sebut Putra kepada Kominfo, Sabtu (15/4).
Setelah itu, lanjut Puta, pada Selasa-Kamis (11-13/4), dilakukan penyaluran Bantuan Beras Tahap I dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) 2023 ke seluruh kelurahan di Kota Padang Panjang untuk 2.254 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang datanya disuplai langsung oleh Kementerian Sosial. Kegiatan ini difasilitasi Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) bersama PT Pos Indonesia Cabang Kota Padang Panjang didukung oleh kecamatan dan kelurahan.
“Kita juga menyelenggarakan Pasar Murah/Bazar dan Gerakan Koperasi Berbagi di Gedung M. Sjafei. Kegiatan ini diinisiasi Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperdakop UKM) didukung UMKM, Baznas, BUMD, BUMN, koperasi, pengusaha dan donatur lainnya se-Kota Padang Panjang,” lanjutnya.
Kamis (13/4), kata Putra, Pemko melanjutkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) kerja sama Dispangtan dengan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Sumatera Barat.
GPM ini, katanya, adalah yang ketiga dari empat kali yang direncanakan selama Ramadan. Serta penyaluran Bantuan Sosial Paket Sembako bagi Penyandang Disabilitas dan Lansia di Seluruh Kelurahan. Kegiatan ini dilaksanakan Dinas Sosial PPKBPPPA didukung kecamatan dan kelurahan.
“Dihari yang sama juga ada agenda pengendalian inflasi rutin harian seperti Warung Sembako Murah (Toko Pengendali Inflasi), publikasi dan melakukan pemantauan harga dan ketersediaan 51 komoditi pangan dan menganalisis perkembangan harga dan ketersediaan pangan di Kota padang Panjang minggu II April,” ucapnya.
Di samping kegiatan-kegiatan yang langsung melibatkan TPID, juga terdapat kegiatan yang diselenggarakan secara mandiri oleh OPD-OPD, PKK, organisasi masyarakat. Juga banyak yang secara mandiri menyalurkan berbagai paket bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Di antaranya, TP-PKK Kota salurkan bantuan sembako bagi kader, Jumat (14/4), SMPN 1 Peduli menyerahkan 170 paket sembako kepada siswa-siswi yang membutuhkan. BPBD Kesbangpol membagikan 45 paket sembako langsung ke rumah-rumah warga pada Kamis. PKK Ekor Lubuk serahkan 26 paket sembako kepada warga yang membutuhkan pada hari yang sama.
Sebelumnya, Kelurahan Silaing Bawah serahkan 20 paket sembako untuk tenaga harian lepas (THL) di lingkungan kelurahannya pada Rabu (12/4). Lalu, Wanita Mandiri yang merupakan kumpulan ibu-ibu UMKM rumah tangga dengan berbagai jenis usaha di Kota Padang Panjang, bagikan 400 paket takjil kepada masyarakat, pada Kamis (13/4). Lalu, Paguyuban B5 Taman Kanak-Kanak Negeri (TKN) Pembina membagikan 150 paket takjil pada Jumat (14/4).
Di luar itu, Yayasan Tahfizh dan Pendidikan Al Qur'an Center (YTPQ Center) Kelurahan Balai-Balai juga santuni anak yatim sekaligus berbagi takjil pada Kamis (13/4). Masjid Nurul Amri, Kelurahan Balai-Balai, Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB) santuni 12 anak yatim dan piatu pada Jumat (14/4). Selanjutnya, Himpaudi bagikan 250 paket takjil kepada masyarakat pada Rabu (12/4). SMPIT Ma'arif berbagi 256 paket takjil pada masyarakat pada Selasa (11/4). Mahasiswa FKIP UMSB bagikan 100 paket pabukoan di empat lokasi pada Senin (10/4) dan OSIS SMAN 1 Sumatera Barat membagikan sekitar 1.700 paket takjil untuk warga sekitar sekolah dan masyarakat pada Selasa (11/4).
Putra mengungkapkan Pemerintah Kota Padang Panjang berharap agar berbagai kegiatan di atas dapat membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu yang membutuhkan.
Pemko, katanya, juga berharap dengan program pengendalian tersebut dapat terjaganya tingkat konsumsi masyarakat. Sehingga hasil panen petani akan dapat terserap secara optimal dan dapat mempertahankan semangat berproduksi.
“Semoga harga komoditas strategis di Kota Padang Panjang dapat terkendali di tengah pelaksanaan ibadah Ramadan dan Idulfitri. Sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga, kebutuhan konsumsi dapat terpenuhi dan Ramadan serta Idulfitri dapat dirayakan dengan penuh kegembiraan,” harapnya. (rifki)
