Dedikasi Lasri Eka Syafmi Torehkan Prestasi
- Minggu, 22-08-2021
DEGA PADUWANA -- KOMINFO
DIMULAI dari tahun 2018 menjadi Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Padang Panjang hingga sekarang, Lasri Eka Syafmi, S.Pd.l (30) yang akrab dipanggil Ai ini, tak disangka bisa menoreh prestasi untuk Padang Panjang, dan penghargaan yang luar biasa bagi dirinya.
Semangat, usaha dan inovasi yang dituangkan Ai sebagai pendamping PKH, kini membuahkan hasil. Bagaimana tidak, Ai masuk dalam 271 dari 36.000 pendamping PKH di seluruh Indonesia yang menerima penghargaan Pendamping Sosial PKH Tingkat Nasional yang diumumkan langsung oleh Menteri Sosial RI, Dr. (HC) Ir. Tri Rismaharani, MT, Selasa (17/8) lalu.
Penghargaan yang diterima menjadi kebanggaan bagi Ai, dan tentunya Kota Padang Panjang. Menjadi salah satu kota dengan jumlah pendamping PKH terendah yang hanya 8 orang saja, tidak menutup kemungkinan bisa berprestasi di tingkat nasional.
Itu semua sudah dibuktikan Ai. Penilaian yang dilakukan Kementerian Sosial (Kemensos) bukan hanya sekadar formalitas saja. Tetapi penilaian itu sudah dilakukan jauh sebelum pengumuman penghargaan tersebut, dengan beberapa indikator penilaian yang detail.
Menjadi seorang pendamping PKH tentunya tidaklah semudah yang kita bayangkan. Ai menjadi pendamping PKH dengan wilayah kerja Padang Panjang Barat yang mendampingi lima Kelurahan sekaligus, yaitu Kelurahan Kampung Manggis, Pasar Usang, Bukit Surungan, Silaing Atas dan Pasar Baru.
Dituntut untuk berkerja lapangan sebagai pendamping yang mengawasi dan memantau keluarga-keluarga yang masuk dalam PKH, tentunya tidak hanya fisik yang harus disiapkan Ai. Mental juga menjadi bekal yang penting untuk menghadapi situasi di lapangan. Seperti keluhan dan permintaan dari warga.
Keringat, lelah, bahkan mengorbankan persoalan pribadi tidak menjadi hambatan dan faktor keputusasaan untuk Ai demi mewujudkan PKH yang sesuai dengan harapan semua.
"Syukur Alhamdulillah, saya tidak pernah berpikir bisa menerima penghargaan yang berharga. Kerja keras saya, dan juga pendamping lain kini terbayar. Dan ini pun tidak luput dari perhatian dari Bapak Wali Kota dan pemerintah kepada pendamping PKH. Itu juga menjadi semangat tersendiri untuk saya," ucap Ai kepada Kominfo, Minggu (22/8).
Sekarang dengan penghargaan yang sudah disandangnya, Ai berharap ke depannya lebih banyak lagi pendamping yang menerima penghargaan serupa yang bisa membuat PKH terus berlanjut dengan inovasi-inovasi baru yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat. (*)
