PAUD Yusmin Mendidik dengan Rasa Sayang dan Cinta
- Sabtu, 01-05-2021
CICI AMRALISA -- KOMINFO
MENDIDIK dengan rasa sayang dan cinta, tidak membeda-bedakan anak. Itulah yang diterapkan PAUD Yusmin terhadap peserta didiknya. Sedari dini, anak-anak ditanam dan diajarkan karakter Islam, pembiasaan yang sesuai dengan sunnah Rasulullah, serta mengajarkan beberapa surat pendek dan doa ketika mereka melakukan kegiatan.
Terletak di Jalan Soekarno Hatta No. 08 RT. 03, Kelurahan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat. PAUD Yusmin berdiri pada 18 April 2015 dan memiliki 34 anak didik dengan lima tenaga guru profesional yang sangat menyayangi anak-anak. PAUD Yusmin terakreditasi C untuk TPA (tempat penitipan anak) dan Akreditasi B untuk KB (kelompok bermain).
Kepala PAUD Yusmin, Yelpi Kaspita, SE mengatakan, mengajarkan ilmu kepada anak-anak yang memiliki karakter berbeda-beda, tentulah menjadi kesenangan dan tantangan tersendiri.
"Maka dari itu kami memberikan pendidikan tidak membeda-bedakan kepada anak. Yang terpenting kami menghasilkan generasi yang cerdas. Kami berprinsip bagaimana membuat orang tua senang, anak-anak nyaman dan guru-guru tenang," ujar Yelpi kepada Kominfo, Sabtu (1/5).
Disebutkannya, untuk proses belajar mengajar, di PAUD Yusmin memiliki dua layanan dengan anak-anak dibagi berdasarkan kelompok usia. Di antaranya Kelompok usia 0-1 tahun, Kelompok Usia 1-2, Kelompok usia 2-3 dan Kelompok usia 3-4.
"Untuk anak-anak di bawah usia 2 tahun, maka kami lebih banyak melakukan stimulus pada anak agar perkembangan motorik halus dan kasar serta bahasa anak dapat berkembang dengan baik. Sedangkan untuk anak usia di atas 2 tahun, maka mereka belajar dengan tema. Dalam satu semester kita membuat 6 tema dan setiap tema dibuat perencanaan pembelajarannya yang dapat dijadikan acuan oleh guru dalam memberikan pembelajaran kepada anak," jelasnya.
Ditambahkannya, untuk semester ini, KB PAUD Yusmin memberikan program gratis SPP dan biaya lainnya untuk anak-anak di Bukit Surungan sebagai bentuk partisipasi mendukung gerakan pemerintah wajib PAUD 1 tahun. “Dan Alhamdulillah itu mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar,” katanya mengakhiri. (*)
