Penjahit Debby Ikuti Perkembangan Baju Kekinian
- Rabu, 14-04-2021
CICI AMRALISA -- KOMINFO
PENJAHIT (lebih dikenal sebagai tukang jahit), salah satu usaha yang banyak ditekuni masyarakat luas. Tidak terkecuali di kota kecil berjuluk Serambi Mekkah ini.
Banyak tukang jahit yang terkenal dan ternama di Kota Padang Panjang ini. Salah satunya Yuliar (47) yang bersama suaminya, Yasril (53) berprofesi sebagai tukang jahit. Bernama "Penjahit Debby", lebih kurang 30 tahun Yuliar bersama suami telah menekuni profesi ini.
Berlokasi tidak jauh dari Pasar Pusat, tepatnya di belakang Masjid Taqwa Jalan A.R. Hakim No. 29 RT 21, Balai-Balai. Penjahit Debby sudah banyak dikenal dan terkenal oleh masyarakat Padang Panjang.
Namun pada masa pandemi saat ini, omzetnya turun, baik dari pesanan baju perorangan maupun kelompok. Meskipun begitu, tidak menyurutkan niat mereka untuk terus mendapatkan penghasilan untuk mencukupi biaya empat orang anaknya.
Di tengah masa pandemi, Yuliar tetap mengikuti tren model baju yang akan digunakan masyarakat. Apalagi sebentar lagi lebaran, akan banyak model yang akan diinginkan pelanggan.
"Banyak model baju saat ini. Meskipun simpel namun tetap elegan sesuai perkembangannya. Seperti baju-baju bermotif yang sangat hangat saat ini baju Ria Miranda. Kami juga membuatkan masker serasi dengan baju yang dibuat, meskipun terkadang tidak diminta sama pelanggan," jelasnya kepada Kominfo, Rabu (14/4).
Dikatakannya, untuk menerima jahitan, Yuliar terkadang mengikuti model permintaan dari pelanggan. Selain itu iya juga membuat sendiri dibantu anak perempuannya yang saat ini kuliah di bidang disainer.
"Ada model baju gamis, baik harian maupun pesta dirancang dan dijahit sendiri oleh anak saya. Ada juga baju nikahan yang dia rancang dan kemudian dia sewakan," tambahnya.
Ditambahkannya, untuk patokan harga jahit, Yuliar biasanya melihat dari model baju. Untuk gamis biasanya sekitaran Rp 120 ribu hingga Rp 140 ribu. Sedangkan untuk kemeja seharga Rp 80 ribu hingga Rp 120 ribu. (*)
