Bawaslu: Masyarakat Sudah Bijak dalam Pemilu
- Kamis, 11-02-2021
PADANG PANJANG, KOMINFO -- Menyampaikan hasil pengawasan Pilkada 2020, Bawaslu mengadakan Sosialisasi Hasil Pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020 bagi Stakeholder.
"Masyarakat sudah mulai bijak dalam menilai suatu hal. Misalnya, ketika pemilu , politikus menjanjikan kesejahteraan. Namun kenyataannya, mereka cendurung untuk berpikir soal nasibnya dari tahun ke tahun," tutur Ketua Bawaslu Padang Panjang, Santina saat membuka sosialisasi tersebut di Auditorium Mifan, Kamis (11/2).
Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pemilu, menjadi salah satu materi yang disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Rudy Suarman, A.P saat menjadi pembicara.
Rudy juga mengungkapkan, beberapa kasus pelanggaran netralitas ASN di Kota Padang Panjang. Pada Pilkada tahun 2018 terdapat dua ASN yang melanggar netralitas ASN, dan satu ASN pada Pilkada tahun 2020.
"Pelanggaran netralitas ASN ini dikenakan sanksi berupa sanksi moral dan penundaan kenaikan pangkat," katanya.
Sementara itu, dosen Sosiologi Politik UNP sekaligus peneliti Revolt Institute, Eka Vidya Putra menjadi pembicara dengan materi Evaluasi Penyelenggaraan Pilkada 2020.
Turut hadir saat sosialisasi tersebut, Forkopimda, perwakilan partai politik, perwakilan OPD, mantan pengawas Pilkada tingkat kecamatan dan kelurahan. (dega)
