Ketua Dekranasda Dorong IKM dan UMKM Padang Panjang Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
- Sabtu, 20-06-2026
PADANG PANJANG, KOMINFO – Ketua Dekranasda Kota Padang Panjang Ny. Maria Feronika Hendri mendorong pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat inovasi, serta memanfaatkan teknologi digital agar mampu naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas, mulai dari tingkat regional hingga internasional.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Civitas Akademika Departemen Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (Unand), yang diikuti pelaku UMKM Kota Padang Panjang di Aula Hotel Pangeran, Sabtu (20/6/2026).
Dalam pemaparannya, Ny. Maria menjelaskan, Dekranasda memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membina, mendampingi, serta mempromosikan produk-produk unggulan daerah. Berbagai program pembinaan terus dilakukan, mulai dari pelatihan peningkatan kualitas produk, pengemasan, penguatan merek (branding), hingga pemasaran digital.
"UMKM dan IKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Karena itu, Dekranasda hadir untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk, memperkuat branding, serta memperluas akses pasar agar mampu bersaing di era digital," ujarnya.
Menurutnya, penguatan kualitas produk harus dibarengi dengan inovasi desain, kepemilikan sertifikasi, serta pemanfaatan teknologi informasi agar produk lokal memiliki daya saing yang lebih tinggi.
Ia juga menilai keikutsertaan dalam berbagai pameran, expo, dan promosi menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan produk unggulan Kota Padang Panjang kepada calon pembeli maupun investor dari berbagai daerah.
"Dekranasda terus berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan kepada para pelaku usaha, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan produk berbasis kearifan lokal, hingga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas jaringan pemasaran," kata Ny. Maria.
Pada kesempatan yang sama, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas Wahyudin Luthfi Abdullah, turut menyampaikan materi mengenai konsep fashion halal dalam perspektif Islam. Ia menjelaskan, industri fesyen halal memiliki potensi besar untuk berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memenuhi nilai-nilai syariah.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pelaku UMKM Padang Panjang dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin kompetitif, sekaligus mendorong lahirnya produk-produk lokal yang berdaya saing tinggi di pasar nasional maupun global. (cigus)
