HUT RI, Masjid Jami' Nurul Huda Gelar Tablig Akbar dan Santuni Kaum Duafa
- Rabu, 16-08-2023
PADANG PANJANG, KOMINFO -- Masjid Jami' Nurul Huda, Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat menggelar Tablig Akbar dan Penyerahan Santunan Bagi 132 Kaum Duafa (fakir miskin), Selasa (15/8).
Kegiatan yang dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Nofiyanti, S.STP, M.M tersebut digelar guna merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-78 dengan tema “Momentum Muharram Mensyukuri Nikmat Allah di Hari Kemerdekaan RI ke-78". Dengan penceramah Ketua MUI Tanah Datar, Ustaz H. Yendri Junaidi, Lc, M.A.
Pengurus masjid yang diwakili Wakil Ketua, Dafri Sutan Mantari menyebutkan, kegiatan penyaluran santunan ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa pada Ramadan lalu guna menyambut perayaan Idulfitri.
“Hari ini kita kembali memberikan santunan untuk keluarga kurang mampu sebagai penerima manfaat program sosial di Masjid Nurul Huda dan aktif mengikuti wirid bulanan sebanyak 92 orang. Untuk lansia sebanyak 40 orang yang diantar langsung ke rumah,” sebutnya.
Ditambahkannya, adapun paket yang diberikan untuk lansia terdiri dari 5 kg beras, 2 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, 1 kotak teh celup dan 2 bungkus roti kering. Sedangkan kelompok keluarga kurang mampu penerima manfaat terdiri 3 kg beras, 2 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir dan 1 kotak teh celup.
“Dana berasal dari infak masjid program fakir miskin dengan total yang dicairkan sebesar Rp18 juta. Semoga apa yang diberikan ini dapat bermanfaat dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Staf Ahli Nofiyanti mengungkapkan, dari Masjid Jami’ Nurul Huda imi kita melihat jika masjid dikelola dengan profesional, dengan manajemen yang baik dan melakukan revitalisasi peran dan fungsinya, masjid akan menjadi tempat untuk saling tolong-menolong dalam memulihkan ekonomi masyarakat.
“Baik melalui penyaluran zakat, infaq dan sedekah, maupun gerakan pemberdayaan ekonomi umat. Karena penanggulangan kemiskinan dan kesenjangan sosial adalah dua hal yang harus ditangani secara serius dalam ajaran Islam,” sebutnya. (rifki)
