Tim Penilai Kelurahan Berprestasi Tinjau Sejumlah Lokasi di Sigando
- Senin, 12-06-2023
PADANG PANJANG, KOMINFO – Usai mendengarkan ekspose lurah Sigando, Tim Penilai Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2023 melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi, Senin (12/6).
Sebelum tinjauan ke lapangan, Tim Penilai melakukan diskusi sesuai dengan bidang yang dinilai yang berlokasi di Kantor Lurah Sigando. Beberapa bidang yang dinilai yaitu Bidang Pemerintahan dan LPM, Bidang Kewilayahan, Kelompok PKK, Bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan dan Bidang Ekonomi.
Tim Penilai didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Setdako, Syahdanur, S H, M.Si, Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPKBPPPA), Drs. Osman Bin Nur, M.Si, dan jajaran lainnya.
Kunjungan pertama ke Masjid Asasi Sigando yang merupakan mesjid tertua di Kota Padang Panjang. Tim Penilai beserta rombongan lainnya melakukan Salat Zuhur berjamaah di masjid tersebut. Selanjutnya melakukan Makan Bajamba di Rumah Gadang Kaum Datuak Tianso, Suku Koto Nan Baranam diawali dengan Pasambahan.
Usai Makan Bajamba, rombongan bertolak ke Sanggar Cantiang Asasi melihat produksi batik. Hasil batik di sini berupa batik dari kulit jariang dan kulit manggis.
Di Sanggar Cantiang Asasi tersebut juga dihadiri Ketua TP PKK Kota, dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp. JP, Ketua DWP Kota, Sri Hidayani dan lainnya.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat, Desrianto Boy, S.Pd, M.Si yang juga sebagai tim penilai, di sela-sela kunjungan lapangan menyampaikan, Kelurahan Sigando merupakan kelurahan pertama yang dinilai dalam Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sumbar.
“Kelurahan Sigando ini sangat luar biasa. Dengan awal peradaban masyarakat Padang Panjang ada di sini, kita berharap dengan apa yang ada di kelurahan ini bisa mengalahkan dua kelurahan lagi yang akan kita nilai. Yaitu kelurahan di Kota Bukittinggi dan Payakumbuh,” ujarnya. (shintia)
