Jadi Tutor Smart Surau, Sucy Bimbing Anak Jadi Berprestasi
- Sabtu, 13-05-2023
YULI GUSLINDA -- KOMINFO
SMART Surau menjadi program prioritas dimasa kepemimpinan Wali Kota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano bersama Wakil Wali Kota, Drs. Asrul. Wako Fadly menginginkan Smart Surau ini menjadi magnet bagi anak-anak untuk datang dan berkegiatan ke masjid.
Program ini tidak akan berjalan jika tidak ada yang menggerakkannya. Salah satu penggerak Smart Surau yaitu adanya tutor untuk program itu.
Salah satu tutor yang ikut program Smart Surau ini bernama Sucy Fadhillah, S.Pd. Perempuan berusia 23 tahun ini, menjadi tutor di Masjid Asasi Sigando sejak delapan bulan lalu.
Dengan menjadi tutor, Sucy banyak mendapat pengalaman dan ilmu baru. Dia tidak hanya mengajar namun juga belajar di sana. Selain itu, bagi lulusan PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar-red) ini mengajar anak-anak menjadi hal menyenangkan bagi dia.
"Menjadi lulusan PGSD adalah salah satu alasan Sucy untuk ingin menjadi tutor Smart Surau ini," ujarnya.
Sucy menjadi tutor tiga kali dalam seminggu. Dengan jadwal, Jumat pukul 14.00-16.00 WIB. Sabtu pukul 15.30-17.30 WIB dan Ahad pukul 08.00-10.00 WIB.
"Kita di sini tidak hanya mengajarkan ilmu agama, namun semua mata pelajaran ditutorkan mulai dari tingkat SD sampai SMA," katanya.
Terkadang anak-anak yang ada pekerjaan rumah (PR) dari sekolah, Sucy meminta mereka mengerjakannya saat kegiatan Smart Surau. Kalau mereka tidak memahami, anak-anak diarahkan dan buka lagi buku pelajaran sesuai dengan yang diberikan guru. Jadi anak-anak itu sendiri yang belajar.
"Kami di sini juga membebaskan anak-anak untuk belajar apa yang mereka mau. Yang terpenting belajar sesuai dengan kelasnya," kata Sucy.
Setiap siswa yang datang dicek kehadirannya, serta dicatat dari kelas berapa saja. Kemudian anak-anak diberikan satu persatu tablet dan buku agar membantu mereka dalam belajar.
Selain itu anak-anak di sini belajar menggunakan aplikasi Ruangguru dan belajar sesuai dengan kelas mereka. Terkadang mereka diminta membuka pelajaran yang sedang diajarkan di sekolah agar lebih memahami pelajaran sesuai yang diajarkan gurunya di sekolah.
"Belajar dengan aplikasi ini, Sucy berikan waktu selama 1 jam 30 menit. Karena di Ruangguru ada video pembelajaran disajikan dengan beberapa kuis. Pelajarannya pun menyenangkan, karena belajar sambil bermain. Sebab dalam aplikasi ini pelajarannya itu ada seperti kuis dan games. Tapi itu semua ada pelajarannya. Ibaratnya pelajaran yang didesain seperti games tapi itu semua ada materi sesuai dengan sekolah," ceritanya.
Ditambahkan Sucy, nanti setelah mereka belajar, ia akan minta mereka ke depan satu persatu untuk mencek kemampuan mereka sejauh mana memahami pelajaran yang telah dipelajarinya melalui aplikasi.
Uniknya lagi di program Smart Surau ini setiap anak yang ikut pada akhir pelajaran akan diberikan souvenir berupa alat tulis yang terdiri dari kotak pensil, kotak minum, buku, pena dan gunting kuku. Souvenir ini sudah disiapkan Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Bagian Kesra Setdako.
Sucy berharap agar siswa lebih memahami pelajaran yang diajarkan. Jika terkendala di sekolah atau ketinggalan pelajaran di sekolah ataupun tidak paham dengan pelajaran yang diajarkan guru, maka bisa dipelajari kembali dalam aplikasi ini. Program ini juga bisa membantu siswa l dalam mengikuti olimpiade.
Sekarang ada 15 siswa yang sedang mempersiapkan diri ikut olimpiade sains nasional (OSN) 2023 dan mereka belajar ke Smart Surau ini.
"Sejak jadi tutor ini, Sucy pernah mendampingi siswa Thawalib Gunung untuk latihan olimpiade. Alhamdulillah ada yang mendapatkan prestasi waktu itu," katanya.
Sucy juga pernah mendapat tanggapan orang tua dari murid yang ikut program Smart Surau. Di mana ada beberapa siswa prestasinya naik dengan menggunakan program ini. Ada yang awalnya tidak pernah juara, sekarang malahan juara 1. Dan ada beberapa siswa yang meningkat nilainya dari sebelumnya. (*)
