Salmadanis Ajak Jemaah BKMT Hijrah di Jalan Allah
- Minggu, 07-08-2022
PADANG PANJANG, KOMINFO -- Siapa yang hijrah pada jalan Allah, ia akan mendapatkan di bumi ini rezeki, kekuatan, serta kedamaian yang melimpah ruah.
Demikian disampaikan penceramah Prof. Dr. H. Salmadanis, M.A dalam tausiyahnya pada acara Wisata Dakwah BKMT Provinsi Sumatera Barat, Ahad (7/8) di Masjid Islamic Center Padang Panjang.
Dijelaskannya, hijrah merupakan berpindah untuk sementara waktu dari suatu tempat ke tempat lain yang lebih baik dengan alasan tertentu. Baik itu untuk keselamatan, kebaikan dan sebagainya. Hijrah juga berarti perubahan, entah itu sikap, tingkah laku, dan sebagainya ke arah yang lebih baik.
Dirinya mengajak kepada jemaah agar hijrah untuk menjeput hidayah Allah. Menurutnya ada tiga orang yang dikatakan hijrah di jalan Allah itu. Di antaranya menyampaikan ilmu kepada orang lain (berdakwah), orang yang menuntut ilmu, dan orang yang mempergunakan harta dan jiwanya untuk agama Islam.
"Siapa yang keluar dari rumahnya menuju Allah dan mencintai Rasulullah, lalu ia mati, Allah telah menetapkan surga untuknya," ucapnya.
Diungkapkannya, hijrah itu ada dua. Yaitu Hijrah Hissiyah sepertinya hijrahnya nabi dari Makkah ke Madinah dan Hijrah Maknawiyyah dan ini berlaku selamanya. Yakni hijrah dari syirik kepada tauhid, hijrah dari bid’ah menuju sunnah, hijrah keberpihakan dari orang-orang kafir menuju orang-orang beriman.
"Hijrah seperti ini hukumnya wajib, dan hijrah seperti ini tidak harus minta izin kepada orang tua maupun guru. Berbeda halnya hijrah ke luar negeri atau jihad fi sabilillah, maka harus izin kepada orang tua. Namun hijrah dari yang haram ke yang halal, maksiat ke taat itu tidak memerlukan izin," terangnya. (andes)
