Datuak Pandak: Pacu Kuda Pabasko Momen yang Ditunggu Masyarakat
- Minggu, 26-06-2022
PADANG PANJANG, KOMINFO -- Pacu Kuda Alek Anak Nagari Padang Panjang, Batipuah dan X Koto (Pabasko) menjadi momen yang ditunggu masyarakat.
“Tepat hari ini, Ahad (26/6), Pabasko kembali menggelarnya dan tali silaturahmi kembali terjalin,” ucap perwakilan Niniak Mamak dari Kanagarian Gunuang, Datuak Pandak saat pembukaan kegiatan Pacu Kuda Pabasko.
Pihaknya berterima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyelenggarakan alek besar ini. Kerinduan masyarakat dapat terobati.
Dikatakan, “pacu kudo” merupakan kegiatan tradisional sudah ada sejak zaman dahulu dan benar-benar acara yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat terlebih setelah pandemic Covid-19.
"Berkumpulnya masyarakat ke sini, menjadi sebuah masukan yang besar bagi pedagang kita. Ekonomi para pedagang kita bisa naik dengan adanya acara besar seperti ini," sebutnya.
Tidak lupa juga Angku Kupiah menyebutkan, sedikit sejarah pacuan kudo yaitu bertemunya Zainudin dan Hayati yang ditulis Buya Hamka dalam novelnya Tenggelamnya Kapal Van der Wijck. Kisah novel yang terbit pertama kali tahun 1939 ini berlatar Kota Padang Panjang dan Batipuah.
Ia berharap ke depan kegiatan ini terus berlanjut dan ekonomi masyarakat semakin membaik. (cigus)
