Pontren Kauman Muhammadiyah Adakan Uji Kompetensi Guru
- Selasa, 31-05-2022
PADANG PANJANG, KOMINFO -- Pondok Pesantren (Pontren) Kauman Muhammadiyah adakan Uji Kompetensi Guru (UKG) di lingkungan sekolah tersebut, Selasa (31/5).
Mudir Pontren, Dr. Derliana, M.A dalam kesempatan ini menyampaikan, UKG menjadi salah satu tolok ukur kemampuan dan kompetensi dasar guru dalam upaya melahirkan generasi cerdas berkemajuan.
"Seorang pendidik harus memiliki dan menguasai empat kompetensi yang menjadi tolok ukur dalam Undang-Undang Pendidikan. Kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional dan kompetensi sosial. Menjadi sesuatu yang wajib dikuasai guru di manapun ia mengajar. Selain itu, kita tambahkan pengujian secara khusus pada penguasaan konten pembelajaran masing-masing mata pelajaran,” ungkapnya.
Dikatakannya, kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini, bertujuan untuk melihat kemampuan guru yang ada di lingkungan pontren sekaligus meningkatkan kemampuan guru dalam memahami konsep pendidikan yang sebenarnya.
"UKG internal ini bertujuan memperkuat peran guru dalam melaksanakan pembelajaran. Seyogianya guru harus mampu memberikan pelayanan terbaik dalam pembelajarannya. Selain itu, guru harus selalu meningkatkan mutu pendidikan di pontren. UKG internal ini juga dapat digunakan untuk memetakan kondisi objektif setiap guru sehingga dapat dijadikan sebagai informasi penting bagi kita ketika akan mengambil sebuah kebijakan yang terkait dengan materi dan juga strategi dalam memberikan pembinaan yang dibutuhkan oleh guru," paparnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana UKG, Dr. Taufik Hidayat, M.A menyampaikan, kegiatan ini menjadi sumber informasi dalam menetapkan standar bagi para pendidik, khususnya masalah kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional.
"UKG ini diberikan sesuai dengan latar belakang dari pendidik tersendiri, sesuai dengan pendidikan dan jenjang di mana tempat guru tersebut bertugas. Hal ini demi menjamin mutu dan kualitas pendidikan di pontren kita," tegasnya.
Dikatakannya, kesuksesan siswa akan sangat tergantung kepada cara guru memberikan pembelajaran. Guna melahirkan generasi cerdas berkemajuan, seorang guru mesti memiliki kecerdasan yang berkemajuan.
"Kesuksesan mendidik seorang guru dapat dilihat bagaimana seorang guru memahami hakikat pendidikan itu sendiri. Kata kuncinya ada di dalam kelas," terangnya.
PIhaknya berharap melalui kegiatan ini semua dapat melihat transfer of value yang sudah dilakukan. "Kita ingin mereview kapasitas dan kapabilitas yang dimiliki tenaga pendidik di lingkungan pontren. Sebab tanggung jawab moril santri ada di pundak para guru. Untuk itu marilah kita bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk kemajuan pontren kita ini," tuturnya. (rilis/andes)
