Dengan Hati Riang Gembira, Raizeld Minta Divaksin ke Ibunya
- Sabtu, 12-02-2022
YULI GUSLINDA -- KOMINFO
SEJAK diumumkan ke sekolah-sekolah oleh Pemerintah Kota Padang Panjang terkait vaksinasi anak usia 6-11 tahun, banyak anak yang meminta kepada orang tuanya untuk divaksin.
Raizeld Marshamello salah satunya.
Siswi SDIT Maarif yang duduk di bangku kelas 4 itu, sepulang dari sekolah dengan semangat berlari mengejar ibunya, Suciana. Ia meminta untuk divaksin.
“Mi, ini ada surat persetujuan orang tua untuk vaksin Covid-19. Raizeld mau divaksin Mi. Buat setuju ya Mi, di suratnya," katanya dengan nada semangat.
Suciana mendengar hal tersebut, tentu tidak ingin anaknya kecewa. Ia langsung mengambil pena, menuliskan disetujui di kertas yang diberikan anaknya itu.
"Saya tidak banyak pikir lagi, karena ini maunya anak saya. Saya tidak ingin anak saya kecewa," katanya.
Bukti semangatnya Raizeld, ia tidak menangis saat jarum suntik menusuk lengan kirinya. Bahkan ia tampak senang dan bahagia.
Dikatakan Suciana, selain dari keinginan dia sendiri, ia sebagai orang tua juga sangat mendukung agar anaknya divaksin.
"Sebagai orang tua yang juga sudah mendapatkan dua kali dosis vaksin Covid-19, saya merasa perlu juga anak saya ini divaksin," ujarnya.
Kata Suciana, vaksin baik untuk tubuh. "Jangan takut untuk divaksin. Mari sama-sama kita ikut divaksin, biar terhindar dari virus Covid-19," ajaknya. (*)
